DPC PKB Apresiasi Jiwa Satria Bupati dan Wakil Bupati Lebak: Kembali Duduk Bersama Demi Rakyat



Lebak – Di tengah dinamika dan riak yang sempat menghangat, sebuah pemandangan yang menyejukkan hati akhirnya hadir di Kabupaten Lebak. Bupati dan Wakil Bupati Lebak menunjukkan kebesaran jiwa dan ketulusan pengabdian dengan memilih duduk bersama, menanggalkan ego, dan kembali merajut kebersamaan demi kepentingan rakyat.

Langkah ini sontak mendapat apresiasi mendalam dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lebak. Bagi PKB, momen ini bukan sekadar rekonsiliasi biasa, melainkan cerminan jiwa satria seorang pemimpin sejati—yang menempatkan rakyat di atas segala kepentingan.

Ketua DPC PKB Kabupaten Lebak, Acep Dimyati, menyampaikan rasa haru dan bangganya atas sikap kenegarawanan yang ditunjukkan oleh kedua pemimpin daerah tersebut.

“Ini adalah momen yang sangat menyentuh hati kami semua. Di saat banyak pihak terjebak dalam ego dan kepentingan pribadi, beliau berdua justru menunjukkan jiwa besar seorang pemimpin. Duduk bersama, saling membuka hati, dan kembali bersatu demi rakyat Lebak—ini bukan hal yang mudah, tapi inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat hari ini,” ujar Acep dengan nada penuh emosi.

Ia menegaskan bahwa keputusan untuk kembali bersinergi adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan di Lebak masih berpijak pada nilai-nilai pengabdian dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Rakyat tidak butuh konflik. Rakyat butuh solusi, butuh kehadiran pemimpin yang kompak, yang bisa saling menguatkan. Apa yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati hari ini adalah jawaban atas harapan itu. Ini adalah kemenangan rakyat Lebak,” lanjutnya.

Acep juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga suasana kondusif dan mendukung penuh langkah rekonsiliasi tersebut.

“Jangan lagi kita terpecah. Mari kita jaga bersama semangat kebersamaan ini. Apa yang telah dimulai oleh para pemimpin kita hari ini adalah fondasi untuk masa depan Lebak yang lebih baik. Kita harus berdiri di belakang mereka, mengawal, dan memastikan bahwa semangat ini terus hidup demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Acep menyampaikan harapan yang tulus, penuh doa, agar kebersamaan ini menjadi titik balik bagi kemajuan Kabupaten Lebak.

“Semoga langkah ini menjadi awal dari babak baru. Babak di mana tidak ada lagi sekat, tidak ada lagi perbedaan yang memisahkan. Yang ada hanyalah satu tujuan: mengabdi sepenuh hati untuk rakyat Lebak. Kami di PKB akan selalu siap menjadi bagian dari perjuangan ini,” tutupnya.

Momen ini menjadi pengingat bahwa di atas segala dinamika politik, kepentingan rakyat harus selalu menjadi tujuan utama. Dan hari ini, Lebak kembali diingatkan bahwa harapan itu masih ada—hidup dalam jiwa para pemimpinnya yang memilih untuk kembali bersama.

Team

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama